Dua jam perjalanan kaki sejauh 8,5 kilometer dengan melewati 13 sungai bukanlah halangan bagi Babinsa Sahabat Anak dari Kodim 0213/Nias Korem 023/KS. Dengan semangat yang tak kenal lelah, mereka bergerak menuju SD Negeri 078481 Uluna’ai Hiligo’o, di Dusun III Desa Laowo Hilimbaruzo, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, untuk mengisi kekosongan tenaga pendidik yang telah berlangsung selama satu bulan.
Medan berat menuju Desa Laowo Hilimbaruzo, dengan jalan berbatu dan sungai yang harus diseberangi, tidak menyurutkan langkah Babinsa. Dengan niat tulus, mereka hadir untuk memastikan anak-anak di daerah terpencil tetap mendapatkan hak pendidikan.
“Kami ingin anak-anak di sini tetap bisa belajar, meskipun tantangan geografis tidak mudah,” ujar Sertu Hareva salah seorang Babinsa. Selasa (21/1/2024).
Disampaikan juga langkah ini merupakan wujud pelaksanaan perintah Danrem 023/KS Kolonel Inf Jansen P. Nainggolan dan Dandim 0213/Nias Letkol Inf Torang Parulian Malau. Yang langsung bertindak cepat menyikapi permasalahan di tengah masyarakat.
Melihat kesulitan siswa menyeberangi sungai untuk bersekolah, Babinsa menginisiasi pembuatan rakit sederhana. Dengan alat seadanya, rakit itu menjadi solusi transportasi yang aman bagi 62 orang siswa SDN 078481 Uluna’ai Hiligo’o.
Selain menyediakan sarana transportasi, Babinsa juga bertugas sebagai guru. Mereka dengan penuh antusias memberikan pelajaran kepada siswa yang sebelumnya terhenti akibat ketiadaan tenaga pengajar.
“Anak-anak kami sangat senang bisa kembali belajar. Ini adalah kebahagiaan besar bagi kami semua, “Terima kasih, Pak Babinsa!”” ucap Kepala Desa Laowo Hilimbaruzo.
